Kisah Syeikh Ibrahim Ar Ruhaili Yang Bolak-Balik Madinah-Mekkah Setiap Hari Untuk Shalat Berjamaah


Tadi malam dalam taklim bersama Al Ustadz Zaid Susanto -hafizhahullah- di masjid Al Hasanah, samping KFC Mirota Kampus, Yogyakarta, beliau mengabarkan bahwa ada seorang ulama di Arab Saudi yang hanya mau shalat di masjid Nabawi atau Masjidil Haram saja. Tidak mau di masjid yang lain. Beliau adalah Syeikh Ibrahim Ar Ruhaili -hafizhahullah-.

Jika beliau ada di Madinah untuk mengajar sebuah pelajaran, beliau selalu mengakhirinya sebelum waktu shalat sehingga beliau bisa bergegas pergi shalat di masjid Nabawi. Itu beliau kerjakan di waktu-waktu Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya’. Bagaimana dengan shalat shubuhnya?

Ini dia yang paling mengagumkan! Jika beliau telah menunaikan shalat Isya’ di Madinah, beliau langsung tancap gas dari Madinah ke Makkah (338 km) ‘hanya’ untuk bisa selalu shalat Shubuh di Masjidil Haram setiap hari. Sehingga Dhuhur-Isya’ beliau kerjakan di Nabawi, dan Shubuh beliau kerjakan di Al Haram. Begitu terus-menerus.

Masya Allah, sungguh semangat yang luar biasa dalam menjaga shalat jama’ah di masjid, terlebih lagi shalat di dua masjid yang mulia. Semoga ini bisa memotivasi kita untuk kembali bersemangat menjaga shalat berjama’ah.

——
NB:
1. Rutinitas ini adalah pendapat pribadi beliau, atas dasar semangat dalam konsisten meraih keutamaan shalat di dua masjid tersebut.
2. Diperbolehkan menyegaja melakukan perjalanan jauh untuk shalat di masjidil haram.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s