Tangisan Para Salaf


Abu Hurairah R.a menangis pada saat sakitnya [menjelang ajal]. Maka ditanyakan kepadanya;

“Apa yang membuatmu menangis?!”.

Maka beliau menjawab;
“Aku bukan menangis gara-gara dunia kalian [yang akan kutinggalkan] ini.

Namun, aku menangis karena jauhnya perjalanan yang akan aku lalui sedangkan bekalku teramat sedikit, sementara bisa jadi nanti sore aku harus mendaki jalan ke surga atau neraka, dan aku tidak tahu akan ke manakah digiring diriku nanti ?”.

Mu’adz R.a pun suatu ketika pernah menangis tersedu-sedu. Kemudian ditanyakan kepadanya,
“Apa yang membuatmu menangis?”.

Maka beliau menjawab;
“Karena Allah ‘azza wa jalla hanya mencabut dua jenis nyawa. Yang satu akan masuk surga dan satunya akan masuk ke dalam neraka. Sedangkan aku tidak tahu akan termasuk golongan manakah aku di antara kedua golongan itu?”.

Al-Hasan al-Bashri rahimahullah pun pernah menangis, dan ditanyakan kepadanya;
“Apa yang membuatmu menangis?”.

Maka beliau menjawab;
“Aku khawatir besok Allah akan melemparkan diriku ke dalam neraka dan tidak memperdulikanku lagi.”

 

Sumber dari buku al-Buka’ min Khas-yatillah, asbabuhu wa mawani’uhu wa thuruq tahshilihi, hal. 4-13 karya Abu Thariq Ihsan bin Muhammad bin ‘Ayish al-’Utaibi

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s