Arti Huruf “BA” (BI) Pada Basmalah


بِسْمِ اللَّهِ الرحمن الرَّحِيمِ
Dengan Asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Huruf “Ba” (Bi) adalah huruf Jar yang memiliki Ta’aluq (ikatan) pada kalimat sebelumnya yang dalam Basmalah ini Ta’aluqnya di buang bila di tampakkan kira-kira berbunyi ABTADI-U “aku memulai”, Sehingga bismillah berarti “saya atau kami memulai dengan nama Allah”. Dengan demikian kalimat tersebut menjadi semacam do’a atau pernyataan dari pengucap. Atau dapat juga diartikan sebagai perintah dari Allah Swt (walaupun kalimat tersebut tidak berbentuk perintah), “Mulailah dengan nama Allah!”.

Huruf “Bi” yang diterjemahkan dengan kata “dengan, bersama” itu dikaitkan dalam benak dengan kata “kekuasaan dan pertolongan”. Dengan demikian pengucap basmalah seakan-akan berkata, “dengan kekuasaan Allah dan pertolongan-Nya, pekerjaan yang sedang saya lakukan ini dapat terlaksana”.

Pengucapnya seharusnya sadar bahwa tanpa kekuasaan Allah Swt dan pertolongan-Nya, apa yang sedang dikerjakannya itu tidak akan berhasil. Ia menyadari kelemahan dan keterbatasan dirinya tetapi pada saat yang sama-setelah menghayati arti basmalah ini, ia memiliki kekuatan dan rasa percaya diri karena ketika itu dia telah menyandarkan dirinya dan bermohon bantuan Allah Yang Maha Kuasa itu.

Dalam kitab tafsir Mariful Qur’an, Mufti Shafi Usmani R.a memberikan analisa secara bahasa tentang makna kata bismillah. Menurut beliau kata bismillah terdiri dari 3 suku kata Ba, Ism, dan Allah. Kata “Ba” memiliki 3 konotasi dalam bahasa Arab :

  1. Mengekspresikan kedekatan antara dua benda yang satu dengan lainnya hampir tidak memiliki jarak.
  2. Mencari pertolongan dari seseorang atau sesuatu
  3. Mencari berkah dari seseorang atau sesuatu

Sungguh luas bila seseorang mendalami sekedar arti BA’ yang terdapat pada basmalah seperti apa yang pernah di tuturkan oleh Sayyidina Ali bin Abi Thallib R.a yang dikutip dalam kitab ‘Iaanah Atthoolibiin “Jika mau aku akan membebani delapan puluh unta untuk memuat makna dari huruf “Ba” dalam kalimat basmalah.”

Seperti halnya pernyataan Imam As Syarbiiny dalam kitab Al-Iqnaa’, “Allah menurunkan sebanyak seratus empat kitab kepada tujuh orang Nabi-Nya, dan seluruh kitab tersebut terkumpul dalam empat kitab, yaitu Al-Qur’an, Taurat, Injil, dan Zabur. Dari keempat kitab tersebut terkumpul dalam satu kitab yaitu Al-Qur’an. Dan semua surat yang ada dalam Al-Qur’an terkumpul dalam satu surat yaitu al-Fatihah, dan seluruh ayat yang terdapat dalam al-Fatihah terkumpul dalam bismillahir rahmanir rahim. Ada riwayat lain yang menyebutkan bahwa semua yang terdapat dalam kalimat basmalah terkumpul dalam huruf ba dan semua yang terdapat dalam huruf ba terkumpul dalam titiknya”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s